Sharing Pengalaman : Seleksi CPNS Lewat Jalur Cumlaude tahun 2015

Capture ipFacebook page BKN hari ini menyebutkan, sudah lebih dari 200 rb orang yang mendaftar CPNS 2017, mantap…  Semoga dengan proses kompetitif dan  semakin transparan dihasilkan aparatur negara yang jujur; karakter yang semakin langka di negara kita.

Nah, berhubung tahun ini kembali dibuka jalur cum laude, ijinkanlah saya sharing pengalaman saya  (ya ngg mungkin lah) teman saya, lebih tepatnya adik kelas istri di Fakultas Administrasi UI yang masuk CPNS tahun 2015.

Si Nisa, sebut saja begitu (mau pake mawar, kok gmn gitu :-D) mengikuti Formasi Khusus Putra Putri Terbaik 2014 yang dibuka tanggal 23 September 2014.  Nah apa bedanya dengan jalur umum?

WhatsApp Image 2017-08-03 at 09.57.43 (2)

Perbedaannya Jalur Umum dan Jalur Cum Laude Pada Tahun 2015:

  1. Tentu syaratnya berbeda, pada penerimaan CPNS 2015 (yang prosesnya sejak akhir 2014), syaratnya adalah minimal IP 3,75 atau memiliki sertifikat cum laude dari kampusnya. Kampusnya pun khusus PTN dengan jurusan predikat  A.
  2. Kalau jalur umum, kita dapat melamar beberapa posisi dalam satu Kementerian dengan latar belakang pendidikan kita. Misal, saya S1 Teknik Industri bisa melamar di Kementerian XXX sebagai Analis Harga untuk pilihan 1, dan melamar Analis Ijin Usaha di Kementerian XXX (Kementerian yang sama) sebagai pilihan selanjutnya. Nah, kalau jalur prestasi, maka yang kita pilih adalah jabatannya yang sama (misal Analis Kebijakan)  namun bisa di beberapa kementerian/lembaga, misal jabatan Analis Kebijakan di ESDM sebagai pilihan pertama dan jabatan Analis Kebijakan di  Meneg PAN RB sebagai pilihan selanjutnya.

 

Perbedaan CPNS 2015 dan 2017

Untuk CPNS 2017, setelah membaca lamannya pendaftaran, sepertinya beberapa istilah diganti misalnya TKD menjadi SKD (Seleksi Kemampuan Dasar) dan TKB menjadi SKB (Seleksi Kemampuan Bidang).  Setelah itu ada wawancara. Dan untuk Mahkamah Agung, ada tambahan proses seleksi yaitu ada tes psikotesnya juga, dan juga baca kitab untuk hakim agama (btw, ayah saya dulu yang bikin soal loh sekaligus penguji baca kitab, hehehe) . Hmmm, mungkin agak lebih “serius”, soalnya hakim kan pejabat negara ya, bukan PNS.

Selain itu, kriteria kampus untuk tahun 2017 tidak ada ketentuan harus PTN, namun dari Perguruan Tinggi terakreditasi A / Unggul dan Program Studi terakreditasi A / Unggul.

Perbedaan lainnya, formasi umum untuk CPNS 2017 cuma bisa melamar 1 formasi saja dan 1 instansi saja, berbeda pada 2015. Sedangkan untuk jalur Cum Laude, ternyata juga mengalami perubahan peraturan, hanya boleh 1 formasi dan 1 instansi saja.

Nah pada CPNS 2015, tes untuk penerimaan formasi khusus putra putri terbaik ini cuma sekali tes, yaitu TKD. Tidak ada tes wawancara dan TKB. Kok ngg ada?Ngg tahu juga….

Berdasarkan pengalaman Nisa, setelah ujian TKD selesai, setelah menunggu beberapa lama, keluarlah hasilnya dan alhamdulilah selanjutnya diumumkan kelulusan pada tanggal 17 Februari 2015. Dan denger-denger sih, ada formasi cum laude yang ngg keisi, sayang ya, mungkin karena waktu itu syarat cum laude 3,75 dan dari PTN dengan jurusan predikat A itu susah ya…

WhatsApp Image 2017-08-03 at 09.55.48

 

Semoga bermanfaat…,

oh iya, untuk yang ingin mengetahui tips- tips wawancara seleksi masuk CPNS, bisa membaca tulisan saya yang lain di sini. Tips wawancara ini hitsnya paling tinggi loh di blog saya, hehehe, soalnya itu pengalaman wawancara saya dan beberapa teman PNS, susah nih ngumpulin materi wawancaranya.

 

Advertisements