Karir Birokrat, Birokrat Karir : Cerita Tentang Assessment

Career

Awal Januari 2018 ada WA masuk dari teman Biro Kepegawaian, ngasih tahu kalau besok pagi diminta ikut assessment. Hmm, agak males juga sebenarnya, saat itu lagi PW di perpustakaan UI, ngerjain “PR” yang satu itu. PR yang bikin cuti tahunan habis di satu bulan saja.

Apalagi waktu itu lagi nunggu hasil inpassing ke Analis Kebijakan Muda, suatu fungsional anyar yang menarik juga, mengingat pekerjaan dan jurusan kuliah udah sesuai banget. Mayan, salah satu cara biar grade 7 berubah jadi grade 9 , grade yang ngg akan berubah kalau kita masih staf alias fungsional umum. Ditambah lagi pas wawancara yakin banget bakal lulus (hahaha PD amat ya), abisan pewawancara yang harusnya tanya CV malah “konsultasi” bagaimana pengalaman menggunakan data sekunder Indonesia, soalnya dia lagi mau neliti tentang sesuatu dan menggunakan data sekunder yang dikumpulkan di Indonesia. Well, mungkin itu juga bentuk wawancara juga sih, cuma stylenya unik juga.

Setelah mikir-mikir, ya sudahlah, jalani saja, itung-itung menjawab penasaran juga, binatang apa itu assessment. Tanya kiri kanan, teman-teman yang sudah ikutan duluan, biar kebayang prosesnya.

Yang jelas ASN jaman now, trendnya adalah karir ditentukan sama tes yang namanya assessment, bukan lagi kedekatan, kesamaan gerbong dan grup-grup lainnya. Saya sebut trend karena ngg semua juga sih, tergantung tempatnya juga. Tapi kalau dibandingin dengan tempat lain, ESDM mungkin termasuk yang terdepan, karena eselon 4 pun, which is jabatan terendah, menggunakan assessment ini tanpa ada intervensi hasilnya. Gampangannya, kalau dari konsultannya bilang dari 5 kandidat hasilnya adalah si A nilai tertinggi, maka yang diambil ya si A, tanpa melihat lagi hal lainnya. Wallahu’alam apakah semurni itu, tapi menurut saya sih idealnya memang begitu.

Lanjut ceritanya….

Jadi hari itupun berangkat pagi ke UI Salemba, ke sebuah lembaga manajemen. Setelah isi ini itu tentang data pribadi, tes pun dimulai. Ada 2 modul utama, sebut saja gitu: Modul  semacam TPA, dan modul wawancara.

MODUL TPA

Modul TPA standarlah, ada series, terus logika, dan diakhiri hitung cepat. Nah disini ternyata sempet2nya bikin kesalahan konyol, salah baca perintah pada salah satu submodul. Standarlah TPA itu waktunya terbatas dan tidak boleh mengerjakan satu sub modul yang lain , apabila sudah selesai di sebuah submodul. Ya tunggu aja sampai disuruh ngerjain submodul selanjutnya.

Nah pas ngerjain sub modul 2, ada 30 soal yang harus dikerjakan, nah saya entah kenapa bacanya cuma ada 20 soalnya.  Jadi ya ngerjain aja itu 20 soal, pas soal ke 20 selesai sebelum waktunya,  seperti biasa balik ke nomor 1, kali aja ada yang salah ngitung.

Pas psikolognya bilang lanjut pada submodul 3, baru kelihatan kalau ada 10 soal yang belum dikerjain, bahkan belum dibaca sama sekali. Perasaan jadi nano-nano antara kesel, merasa bodoh, kok bisa dll. Kepikiran juga mau ngerjain balik sub modul 2, tapi ah itu kan ngg boleh, ya anggap saja assessment kali ini  percobaan pertama. Cuma tetap aja pas ngerjain sub modul berikutnya jadi ngg konsen, karena kesel sendiri. Bukan apa-apa, sepanjang ikutan ujian dari jaman SD, mulai dari perkenalan ujian pakai pensil B2 yang waktu itu teknologi baru, belum pernah ada kasus salah baca perintah. Usia ngg bisa boong kali ya, hehehe. Kebayang deh, TPA yang harusnya diharapkan bagus jadi pupus.

MODUL WAWANCARA

Setelah TPA, masuk ke modul wawancara Di bagian ini ada isian yang kita kerjain, 2 wawancara dengan psikolog dan narasumber dan 2 FDG. Isian itu terkait pekerjaan yang selama ini kita kerjakan dan kepribadian kita sendiri (biasalah gambar orang, pohon dll), sedang wawancara cukup lama juga, yang dengan psikolog sekitar 1 jam, nara sumber 1/2 jam. Isian itu ngerjainnya pas lagi ngg ikutan FGD dan wawancara.

Isian yang kita bikin akan  dikonformasi dalam wawancara. Ada pertanyaan integritas, keberhasilan yang paling top yang kita capai dll. Karena isian ada bentuknya angka, mungkin akan lebih baik kalau pencapaian kita dapat kita kuantifikasikan. Ada beberapa pertanyaan lain sih, tapi lupa isinya apa 😀

FGD

Di bagian ini ada diskusi bagaimana mengimprove kegiatan di tempat kita dan juga simulasi membuat bangunan bersama teman2. Mungkin dilihat kemampuan komunikasi dan kemampuan memimpin diskusi.

WAWANCARA DENGAN PSIKOLOG

Ada beberapa bahasan wawancara, ngg inget semua kecuali integritas dan pencapaian pribadi. Untuk integritas, saya menceritakan pengalaman pribadi ketika bekerja di suatu tempat (jyah rahasia amat ya). Intinya, saya dan teman-teman bikin surat ke atasan, tentang perlunya menyetop sebuah kegiatan yang kurang efektif,nilainya gede banget,  tapi sudah ada bertahun-tahun berjalan , dengan hasil yang kurang jelas. Uniknya, kami bikin surat ke atasan dengan tembusan ke atasannya lagi, which is agak2 nekat dan kurang ajar juga sih, hahaha. Alasannya, jaman now,  ngegerundel di belakang itu ngg gentlemen, bikin surat itu keren dan formal. At least , kalau ada apa2 di kemudian hari, kami yang cuma remahan rengginang di kaleng Khong Guan berkarat bisa bilang we have done our best. Dan karena entah kenapa kegiatan itu akhirnya distop untuk tahun berikutnya, jadinya saya bisa claim penghematan sekian M adalah hasil dari usaha saya dan teman2 tersebut.

Untuk pencapaian pribadi, saya ngeclaim bahwa konversi minyak tanah itu ada kontribusi pribadinya, padahal mah kecil banget wong cuma remahan rengginang di pojokan kaleng Khong Guan berkarat. Cuma berhubung program itu bisa menghemat lebih dari Rp. 200 T, yah bisalah diakui.

Pertanyaan2 lain agak lupa karena lumayan banyak juga….

WAWANCARA DENGAN NARASUMBER
Dibagian ini ditanya-tanya tentang job desc dan improvement yang dapat dilakukan di bagian yang sekarang. Juga ditanya tentang kesiapan apabila ditempatkan di satu posisi. Agak kaget juga ketika tahu mau ditempatkan disitu. Jujur saya bilang, ada posisi lain ngg? Soalnya waktu mutasi staf aja saya ngg mau ditempatkan di situ, soalnya terlalu teknik, kurang inline dengan latar belakang pendidikan. Kali aja bisa milih, terus pewawancara ngasih list posisi  yang lowong. Dengan PDnya saya bilang, bisa ngg yang ini aja, sambil nunjuk salah satu posisi di list yang ada, yang kira-kira agak sesuailah dengan pendidikan.

Pas hasilnya diumumkan sih saya surprise, soalnya udah salah ngerjain tapi kok bisa lolos. Mungkin itu yang namanya takdir….Yang jelas mekanisme jenjang karir dengan assessment ini bagus banget, transparan. Selain itu, dengan adanya fungsional semacam Analis Kebijakan bisa membuat alternatif career path bagi PNS yang kurang merasa cocok di struktural. Namun, ngobrol-ngobrol sama teman2 di grup PNS (asal) UI,ternyata belum umum assessment yang saya alami; masih banyak yang formalitas saja. Tapi pastinya trend akan ke arah sana, demi birokrasi yang punya kompetensi, berintegritas dan melayani.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisements

Sharing Pengalaman : Seleksi CPNS Lewat Jalur Cumlaude tahun 2015

Capture ipFacebook page BKN hari ini menyebutkan, sudah lebih dari 200 rb orang yang mendaftar CPNS 2017, mantap…  Semoga dengan proses kompetitif dan  semakin transparan dihasilkan aparatur negara yang jujur; karakter yang semakin langka di negara kita.

Nah, berhubung tahun ini kembali dibuka jalur cum laude, ijinkanlah saya sharing pengalaman saya  (ya ngg mungkin lah) teman saya, lebih tepatnya adik kelas istri di Fakultas Administrasi UI yang masuk CPNS tahun 2015.

Si Nisa, sebut saja begitu (mau pake mawar, kok gmn gitu :-D) mengikuti Formasi Khusus Putra Putri Terbaik 2014 yang dibuka tanggal 23 September 2014.  Nah apa bedanya dengan jalur umum?

WhatsApp Image 2017-08-03 at 09.57.43 (2)

Perbedaannya Jalur Umum dan Jalur Cum Laude Pada Tahun 2015:

  1. Tentu syaratnya berbeda, pada penerimaan CPNS 2015 (yang prosesnya sejak akhir 2014), syaratnya adalah minimal IP 3,75 atau memiliki sertifikat cum laude dari kampusnya. Kampusnya pun khusus PTN dengan jurusan predikat  A.
  2. Kalau jalur umum, kita dapat melamar beberapa posisi dalam satu Kementerian dengan latar belakang pendidikan kita. Misal, saya S1 Teknik Industri bisa melamar di Kementerian XXX sebagai Analis Harga untuk pilihan 1, dan melamar Analis Ijin Usaha di Kementerian XXX (Kementerian yang sama) sebagai pilihan selanjutnya. Nah, kalau jalur prestasi, maka yang kita pilih adalah jabatannya yang sama (misal Analis Kebijakan)  namun bisa di beberapa kementerian/lembaga, misal jabatan Analis Kebijakan di ESDM sebagai pilihan pertama dan jabatan Analis Kebijakan di  Meneg PAN RB sebagai pilihan selanjutnya.

 

Perbedaan CPNS 2015 dan 2017

Untuk CPNS 2017, setelah membaca lamannya pendaftaran, sepertinya beberapa istilah diganti misalnya TKD menjadi SKD (Seleksi Kemampuan Dasar) dan TKB menjadi SKB (Seleksi Kemampuan Bidang).  Setelah itu ada wawancara. Dan untuk Mahkamah Agung, ada tambahan proses seleksi yaitu ada tes psikotesnya juga, dan juga baca kitab untuk hakim agama (btw, ayah saya dulu yang bikin soal loh sekaligus penguji baca kitab, hehehe) . Hmmm, mungkin agak lebih “serius”, soalnya hakim kan pejabat negara ya, bukan PNS.

Selain itu, kriteria kampus untuk tahun 2017 tidak ada ketentuan harus PTN, namun dari Perguruan Tinggi terakreditasi A / Unggul dan Program Studi terakreditasi A / Unggul.

Perbedaan lainnya, formasi umum untuk CPNS 2017 cuma bisa melamar 1 formasi saja dan 1 instansi saja, berbeda pada 2015. Sedangkan untuk jalur Cum Laude, ternyata juga mengalami perubahan peraturan, hanya boleh 1 formasi dan 1 instansi saja.

Nah pada CPNS 2015, tes untuk penerimaan formasi khusus putra putri terbaik ini cuma sekali tes, yaitu TKD. Tidak ada tes wawancara dan TKB. Kok ngg ada?Ngg tahu juga….

Berdasarkan pengalaman Nisa, setelah ujian TKD selesai, setelah menunggu beberapa lama, keluarlah hasilnya dan alhamdulilah selanjutnya diumumkan kelulusan pada tanggal 17 Februari 2015. Dan denger-denger sih, ada formasi cum laude yang ngg keisi, sayang ya, mungkin karena waktu itu syarat cum laude 3,75 dan dari PTN dengan jurusan predikat A itu susah ya…

WhatsApp Image 2017-08-03 at 09.55.48

 

Semoga bermanfaat…,

oh iya, untuk yang ingin mengetahui tips- tips wawancara seleksi masuk CPNS, bisa membaca tulisan saya yang lain di sini. Tips wawancara ini hitsnya paling tinggi loh di blog saya, hehehe, soalnya itu pengalaman wawancara saya dan beberapa teman PNS, susah nih ngumpulin materi wawancaranya.

 

Heboh Tarif Listrik Naik

Setelah ramai membahas karangan bunga, maka medsos mulai ganti topik ke subsidi listrik. Salah satunya postingan di atas, yang per jam 7 pagi ini sudah dishare sebanyak lebih dari 700 kali belum sehari sejak di posting.

Salah seorang teman juga berstatus : ” Mana nih mahasiswa, listrik naik diem2, tapi ngg ada aksi?” Teman yang lain posting di WAG, sambil nyolek ” Kembalikan hak kami bang Luthfi :-D”

Sebelum membahas detail tentang kebijakan subsidi listrik, mari kita lihat dulu gambar berikut:

Digambar sebelah kiri, semua orang mendapatkan tumpuan yang sama tinggi, padahal, anak yang paling pendek, tetap ngg bisa lihat pertandingan itu. Adil dalam hal ini adalah memberikan tumpuan yang lebih kepada yang paling pendek, sementara yang paling tinggi sebenarnya tidak perlu tumpuan.

Nah, bagaimana konsep energi berkeadilan dalam kebijakan subsidi listrik?

Infografis di atas menggambarkan distribusi subsidi listrik di antara kelompok masyarakat. Kelompok masyarakat ini telah diurutkan dari yang termiskin (1) sampai yang terkaya (10). Misalnya, penduduk Indonesia sebanyak  260 juta orang, maka jumlah Rumah Tangga adalah sekitar 60 juta RT. Karena pembagian kelompoknya adalah dari 1-10 yaitu sepuluh kelompok, maka setiap kelompok sekitar 6 juta rumah tangga.

Menurut hasil penelitian di atas, 6 juta Rumah Tangga termiskin ternyata mendapatkan subsidi listrik sebesar 64 ribu rupiah, sedangkan 6 juta Rumah Tangga terkaya mendapatkan rata-rata subsidi sebesar 168 rb rupiah, yang berarti 262% lebih tinggi. Jadi, penggambaran subsidi listrik bahkan lebih buruk dari ilustrasi sebelumnya tentang sama rata vs adil. Secara ilustrasi bisa digambarkan seperti ini.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Anak yang paling pendek, dengan sistem subsidi yang ada bahkan mendapatkan tumpuan yang sedikit sekali, yang paling tinggi malah mendapatkan tumpuan terbanyak. Mengapa bisa terjadi? Sistem subsidi listrik sebelumnya, diberikan kepada seluruh pengguna 450 VA dan 900 VA tanpa melihat status ekonomi pengguna. Sementara orang-orang yang lebih sejahtera, tentu memiliki alat-alat elektronik yang lebih banyak, sehingga dengan tidak langsung mendapatkan nilaiai subsidi yang lebih besar dari yang lian. Padahal  UU Energi no 30 Tahun 2007 menyatakan bahwa:

Jelas tertulis disitu bahwa dana subsidi adalah untuk kelompok masyarakat tidak mampu, sementara kenyataannya bukan cuma orang kaya menikmati juga, bahkan dapatnya lebih banyak.

Reformasi subsidi listrik:

  1. Pemerintah menaikkan tarif secara bertahap kepada 60% orang terkaya, dan tetap memberikan subsidi listrik kepada 40% dengan tingkat kesejahteraan terendah. Jadi, berita kenaikan itu benar, TAPI HANYA UNTUK ORANG MAMPU.
  2. Mungkin jadi pertanyaan, bagaimana caranya membedakan antara si kaya dan si miskin? Data yang digunakan adalah data TNP2K ( Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan) yang telah mensensus seluruh 40% masyarakat miskin dan rentan miskin by name by address di seluruh Indonesia. Metode yang digunakan untuk penentuanya adalah Proxy Mean Testing (bisa digoogling untuk info lebih lanjut)
  3.   Tentu proses pendataan yang dilakukan pastilah ada kelemahan. Ada data yang seharusnya masuk, tapi tidak terdata atau sebaliknya, ada data yang seharusnya termasuk orang mampu, tapi karena kelemahan pengumpulan data malah masuk. Untuk itu dibuka posko pengaduan di Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan ESDM lantai 4.
  4. Dana penghematan yang didapatkan akan digunakan salah satunya untuk pembangunan. Bisa dilihat digambar dibawah bahwa sejak 2015, dana subsidi energi makin diturunkan sementara dana infratruktur makin besar.

 

Dengan penurunan subsidi energi sampai 66,2%, tentu kita berharap infrastruktur di seluruh Indonesia terbangun dan visi energi berkeadilan dapat terwujud.

Trans Papua

Rangkuman Lowongan / Formasi CPNS 2014

  1. Official website untuk pendaftaran CPNS 2014 adalah https://panselnas.menpan.go.id/dan pendaftaran dimulai tanggal 20 Agustus 2014.
  2. Cara pendaftaran bisa dilihat di https://panselnas.menpan.go.id/index.php/alur-pendaftaran 
  3. Ujian CPNS terdiri dari TKD (Tes Kemampuan Dasar) dan TKB (Tes Kemampuan Bidang). TKD terdiri dari Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Sedangkan TKB bisa melalui wawancara. (sumber : http://bkd.patikab.go.id/data/uploads/downloads/apa-itu-cat-cpns-2014.pdf)
  4. Penilaian untuk CPNS ESDM tahun 2013 dan beberapa instansi adalah Nilai Akhir  = TKD x 60% + TKB x 40% (http://cpns2013.esdm.go.id/main_frame.html)
  5. Latihan soal TKD bisa dilihat di http://goo.gl/mWZOHK
  6. Sedangkan  tips wawancara bisa dilihat di https://luthfiti96.wordpress.com/2013/09/05/tips-dan-pengalaman-wawancara-cpns/
  7. Menurut info dari @panselnas, pendaftaran CPNS 2014 sementara untuk 9 instansi :Kemenkeu, BIG, Kejaksaan,Kemenhut,Setneg,Kemsos,BPK, Kemendag dan Bakorkamla. Adapun periode pendaftaran untuk 9 instansi adalah 20 Agustus – 3 September 2014
  8. Setiap peserta hanya diijinkan memilih 1 instansi dengan 3 pilihan. Jadi, pilihlah instansi yang paling sesuai dengan core competency kita. Misal, ada beberapa instansi yang menerima Sarjana Geologi, tapi akan lebih pas kalau melamar di Kementerian ESDM. Contoh lain adalah  lulusan jurusan Administrasi Negara, maka akan lebih pas kalau melamar di Kemeneg PAN/BKN. Kenapa? Karena jurusan itulah inti dari pekerjaan utama di instansi tersebut. Nah selanjutnya, bisa dipilih posisi mana yang lebih favorit dari yang lain. Lowongan yang lebih vital seperti Direktorat Jenderal dan berkantor di ibukota akan lebih kompetitif daripada bagian lain dikarenakan faktor strategis dan juga lokasi tempat kerja, jadi patut untuk menjadi pilihan pertama. Pilihan selanjutnya  yang letak kantor di luar ibukota dan/atau tidak terlalu vital.
  9. Disclaimer: Artikel ini bukannya keterangan resmi dari pansel, informasi resmi ada di https://panselnas.menpan.go.id. Tulisan ini hanya bermaksud membantu para calon abdi negara untuk mengikuti tes CPNS. Semoga berguna….

 

Lembaga Alamat Website
OMBUDSMAN https://panselnas.menpan.go.id/index.php/2-uncategorised/101-ombudsman
KEMENKEU http://rekrutmen.depkeu.go.id/Konten-Campaign.asp
KEMENHUT https://cpnsonline.dephut.go.id/
LAPAN http://www.cpns.lapan.go.id/
BKKBN https://panselnas.menpan.go.id/index.php/2-uncategorised/93-bkkbn
KEMENRISTEK https://panselnas.menpan.go.id/index.php/2-uncategorised/95-ristek
KEMENTERIAN PERTANIAN http://www.pertanian.go.id/assets/upload/doc/cpns2014.pdf
KEMENTERIAN PERDAGANGAN http://goo.gl/E48HJ0
BAKORKAMLA http://www.basarnas.go.id/index.php/download
PERPUSNAS https://panselnas.menpan.go.id/index.php/2-uncategorised/99-perpusnas
PPATK http://www.ppatk.go.id/app/webroot/ckimages/CPNS2014/PPATK-Pengumuman-PNS-2014-website.pdf
KEMENTERIAN RISTEK https://panselnas.menpan.go.id/index.php/2-uncategorised/95-ristek
BNPB https://panselnas.menpan.go.id/index.php/2-uncategorised/119-bnpb
SEKRETARIAT NEGARA https://panselnas.menpan.go.id/index.php/2-uncategorised/83-setneg
ANRI https://panselnas.menpan.go.id/index.php/form-2/14-pusat/81-anri
BADAN INFORMASI GEOSPASIAL https://panselnas.menpan.go.id/index.php/form-2/14-pusat/87-big
BADAN NARKOTIKA NASIONAL https://panselnas.menpan.go.id/index.php/form-2/14-pusat/117-badan-narkotika-nasional
BPK https://panselnas.menpan.go.id/index.php/form-2/14-pusat/123-badan-pemeriksa-keuangan
BPKP https://panselnas.menpan.go.id/index.php/form-2/14-pusat/129-bpkp
BSN https://panselnas.menpan.go.id/index.php/form-2/14-pusat/75-bsn
KEMENTERIAN BUMN https://panselnas.menpan.go.id/index.php/form-2/14-pusat/69-bum
DPD RI https://panselnas.menpan.go.id/index.php/form-2/14-pusat/71-dpd-ri
LEMSANEG https://panselnas.menpan.go.id/index.php/form-2/14-pusat/73-lemsaneg
MENKOPULHUKAM https://panselnas.menpan.go.id/index.php/form-2/14-pusat/15-form-6
 selengkapnya bisa dilihat di http://goo.gl/mWZOHK

Pendaftaran CPNS 2014

Kementerian PAN-RB menyebut ada 29 kementerian, 29 lembaga pemerintah non kementerian, dua lembaga negara, serta delapan sekretariat lembaga negara, yang membutuhkan PNS baru. Ditambah pemerintah daerah yang juga menggelar seleksi penerimaan CPNS.

Pendaftaran CPNS secara online : 20 Agustus hingga 3 September 2014 di http://panselnas.menpan.go.id atau http://sscn.bkn.go.id

Untuk Kementerian ESDM akan membuka 800 lowongan.

 

sumber :

http://m.metrotvnews.com/read/2014/08/07/274597

http://cpnsbersih.blogspot.jp/2014/08/rencana-pengadaan-cpns-esdm-2014-800.html?m=1

 

 

Tips dan Pengalaman Wawancara CPNS

Salah satu proses menjadi CPNS selain ujian tertulis adalah wawancara. Dalam tulisan ini saya coba berbagi wawancara yang pernah saya alami dan tips untuk lolos dalam tahap ini. Hal ini penting sebab wawancara dalam penerimaan pegawai lembaga negara ada keunikan tersendiri yang membedakannya dengan wawancara pegawai swasta.

Sebagai tambahan informasi, untuk tahun CPNS 2006 ESDM, komposisi penilaian ujian tulis dan wawancara adalah 80 % : 20% sedangkan untuk CPNS ESDM terbaru 2013 adalah 60% tes tertulis dan 40% wawancara. Dengan kata lain, sesi wawancara makin menentukan kelulusan seorang CPNS.

A. Pengalaman Wawancara Pribadi:

Saya sudah 2 kali masuk dalam tahap wawancara, di Kementerian XXXX dan Kementerian ESDM. Sebenarnya sudah cukup lama, yaitu sekitar tahun 2004 dan 2006, namun semoga belum banyak berubah.

Di kementerian XXXX, setelah ujian tertulis yang diikuti ratusan pelamar, diambil sekitar 25 orang dari jurusan Teknik Industri untuk mendapatkan 5 orang pegawai. Jadi, 5 orang akan diwawancara dalam satu direktorat, dan akan diambil satu orang.

Jadwal wawancara pagi hari, kami pun hadir tepat waktu. Pewawancara ternyata adalah Sesditjen dan Dirjen direktorat jenderal ZZZ, sehingga pengaturan waktunya agak lebih sulit. Walaupun sudah hadir sejak pagi, namun Wawancara dengan Ses sekitar jam 1 siang  dan dengan Dirjen sekitar jam 8 malam. Dalam proses menunggu saya berkenalan dengan para kandidat lain dan akhirnya saya tahu kalau ternyata cuma saya yang tidak punya saudara/kerabat di Kementerian XXXX. Mereka (para kerabat) bolak-balik ke ruang tunggu wawancara sehingga bikin ngg nyaman saja. Hmmm, dan ada beberapa fakta lain sehingga saya patut menduga kalau proses ini tidak fair. Anyway, kita lanjut ke materi wawancara.

Dengan Sesditjen beliau bertanya hal standar seperti motivasi jadi PNS, sekarang bekerja dimana, dulu kuliah dimana dan lainnya. Ketika diskusi masalah kampus, ternyata dosen saya adalah teman baiknya, sehingga wawancara jadi lebih cair. Wawancara ini tidak bertanya terlalu teknis.

Wawancara dengan Dirjen agak berbeda dengan wawancara dengan Ses, beliau sepertinya ingin lebih teknis. Saat itu beliau sudah terlihat lelah dan setelah pertanyaan standar, beliau bertanya tentang skripsi saya yang berkenaan dengan Balanced Scorecard dan manajemen strategis. Saya menjelaskan dengan singkat, dan dia kemudian bertanya apa yang dimaksud dengan action plan. Pertanyaan yang sesuai dengan skripsi saya, namun entahlah, mungkin tidak jodoh ya, saya kebingungan dan speechless. Saya ingin ngecap, tapi urung dan memilih diam.  Dan tampaknya beliau agak kurang puas dengan wawancara itu. Jadi. mengingat proses yang agak2 berbau KKN dan wawancara yang kurang memuaskan, saya pun tidak heran ketika saya tidak lulus dalam tes itu.

Setelah agak mengecewakan di pengalaman sebelumnya, saya pun mencari institusi mana yang paling bersih penerimaannya dan saya mendengar kalo di ESDM paling transparan, saya pun mencoba melamar kesana. Setelah ujian tertulis yang diikuti lebih dari 100 orang untuk satu lowongan Teknik Industri, ada 3 orang kandidat yang dinyatakan lulus untuk memperebutkan posisi tersebut. Di sini, sistemnya adalah, nilai pada ujian tertulis 80% dan wawancara 20%, mungkin maksudnya agar mengurangi subjektifitas wawancara. Namun itu sistem yang berlaku waktu itu, saat ini bisa dibaca sendiri peraturannya seperti apa.

Ada dua orang pewawancara dan waktu wawancara hanya 15 menit. Pertanyaan pembuka adalah standar, motivasi dan kenapa mau jadi PNS yang gajinya kecil. Pertanyaan selanjutnya lebih teknis, misal teman-teman dari Teknik Kimia, ditanya perbedaan LPG, LNG dan CNG dan beberapa aspek teknis di migas. Sedang untuk saya, ditanya tentang kebijakan subsidi BBM karena posisi yang saya lamar berhubungan dengan itu.

Oh iya, beda Kementerian XXXX dan Kementerian ESDM, kalo ESDM kita sudah melamar posisi dan lokasi, sehingga kita tahu akan ditempatkan di Ditjen mana dan di kota mana. Sedang kementerian XXXX, seluruh jurusan yang sama akan diuji dan ditempatkan di posisi yang membutuhkan jurusan itu. Jadi, persaingan di ESDM tergantung seberapa prestisius posisi yang kita lamar, bisa jadi ada satu posisi diperebutkan ratusan orang, sementara yang lain (dengan kualifikasi jurusan yang sama) cuma beberapa saja saingannya.  Untuk tahun 2013 sepertinya sudah berbeda, dari awal kita diminta memilih pilihan ke 1, ke2 dan ke 3, jadi lebih save nya kita memilih bagian yang mungkin banyak peminatnya di pilihan pertama, dan yang lebih sedikit di pilihan ke2 dan ke 3.

B. Tips Wawancara

1. Siapkan jawaban pertanyaan standar

Pertanyaan motivasi jadi PNS seperti misalnya kenapa mau jadi PNS dengan gaji kecil kemungkinan besar ditanyakan, jadi siapkanlah jawaban yang paling bagus. Selain itu pertanyaan tentang kesetiaan negara sering juga ditanyakan, tentu sebagai PNS, kesetiaan ke negara haruslah kuat. Juga pertanyaan tentang pengetahuan kita terhadap jabatan yang ingin kita lamar. (Untuk kementerian ESDM, jobdesc organisasi bisa dilihat di Organisasi dan Tata Laksana https://goo.gl/wkUYsW . Selain itu,  sebagian jobdesc fungsional umum bisa dilihat di http://goo.gl/001VX6 sedangkan untuk fungsional tertentu bisa dicari lewat lembaga pembinanya. Misal, perencana bisa dicek ke bappenas, auditor ke BPKP, peneliti ke LIPI dll. ). Jangan lupa latih penjelasan dalam bahasa Inggris karena pekerjaan kita akan banyak berhubungan dengan lembaga asing/orang asing/dokumen berbahasa asing.

2.Baca Undang-Undang dan isu teranyar terkait Lembaga Negara

Untuk PNS pusat, setiap bagian biasanya punya UU. Misal, UU 22/2001 ttg Migas, UU 4 2009 ttg Pertambangan Mineral. Paling tidak masalah yang sedang hangat harus kita update. Waktu tahun 2006 bahkan ada soal ujian tulis tentang eksplorasi dan eksploitasi, orang-orang diluar perminyakan dan geologi mungkin kurang familiar dengan istilah ini.

3. Jadilah Pemerintah

Ada dua hal yang perlu dicermati, Sikap PNS dan juga cara PNS berpikir. Untuk sikap, maka jelas kesetiaan kepada negara dan bangsa harus menjadi keyakinan kita. Bila ada pertanyaan berhubungan dengan dasar negara, kedaulatan negara dll, jawabannya  tentu sudah jelas. Itu sebabnya, tes TKB di ESDM dinamakan Tes Pengetahuan,Keterampilan dan Sikap. Penilaian bukan hanya pengetahuan kita saja.

Sedangkan untuk menjawab pertanyaan analitis kebijakan, kita harus memposisikan diri sebagai Pemerintah/pengambil kebijakan. Akan ada selalu pro dan kontra dalam kebijakan, seorang pembuat kebijakan harus mengambil resiko dan memutuskan kebijakan. Namun, karena seorang kandidat CPNS di luar sistem, maka seringkali jawaban wawancara kita terlalu pengamat sentris yang kritis namun seringkali tidak solutif.

Mudah2an berguna

——————————————-

C. Beberapa isu strategis di Kementerian di ESDM yang bisa jadi ditanyakan dalam wawancara

Migas : subsidi BBM, nasionalisasi perusahaan asing, shale gas/ Tight Oil, penurunan harga minyak

Listrik : subsidi listrik, krisis listrik 2018, pro kontra proyek 35 rb KW, rasio elektrifikasi

Mineral dan Batubara : pro kontra kewajiban membangun smelter, pro kontra 51% saham Freeport

Energi Baru Terbarukan : Pro kontra nuklir, Energi dan Climate Change

untuk melihat kajian isu strategi dari KESDM, bisa dilihat di http://goo.gl/HsbqVb

(tambahan juga, penting juga dipahami isu mafia migas dan isu seputar anti korupsi sebab Pak MESDM yang baru ini sangat concern masalah ini)

——————————————————————————————-

D. Beberapa Sharing Wawancara

Wawancara CPNS ESDM 2006

Jabatan : analis harga gas subdit harga dan subsidi BBM

Pewawancara 1 : Kamu setuju ngg rencana Pemerintah mengurangi subsidi BBM?
Saya : (saya ingat kata teman, berpikirlah seperti Pemerintah, tapi alasan harus rasional)
Saya setuju banget Pemerintah menaikkan harga BBM.
Pewawancara 1 dan 2 (tampangnya ngg nyangka kalo jawabannya itu). KOk bisa setuju?
Saya : Saya mengutip pendapatnyanya HNW (waktu itu Ketua MPR). Beliau mengatakan, sepanjang kompensasinya bisa meringankan warga miskin, beliau setuju. Toh subsidi kita banyak yang salah sasaran, jadi harus dibenahi. Populer tidak berarti benar kan?

Pewawancara 1 &2 : (sepertinya ngg percaya sama jawaban saya, mulailah mereka iseng2 bertanya yang saya belum duga) Dulu kuliah dimana ya Mas, apa ngg pernah demo kenaikan BBM? Sambil lihat2 CV saya. Tuh kan, lulusan UI lagi tukang demo nih (katanya dengan nada seperti berhasil menemukan sesuatu yang bisa menjatuhkan)

Saya : (Ups, kaget juga ditanya seperti itu). Iya Pak, saya sering demo ke Istana, kata saya. Tapi tentu sekarang beda, saya bukan lagi mahasiswa. Mahasiswa itu oposisi permanen, jadi apapun kebijakannya, pasti ada demo. Itu sekedar mengawal agar kebijaknnya pro rakyat dan segala konsekuensi dari kebijakan sudah dipikirkan Pemerintah dan dilaksanakan, bukan hanya di atas kertas. Pemerintah kan memerintah, harus tegas mengambil kebijakan apa, biarkan rakyat menilai, DPR mengawasi, mahasiswa mengawal.

Pewawancara1&2 : (tampangnya puas), OK kalau gitu, wawancara selesai.


Ada temen saya yang keren banget ini, lolos di dua kementerian, Kementerian Perindustrian dan Kemenristek, berikut ini wawancaranya:

Wawancara Kementerian Perindustrian CPNS 2010

Waktu di Kementerian Perindustrian, tahapan akhir adalah Psikotes berupa tes tertulis, diskusi FGD, dan wawancara dengan tim penyelenggara psikotes (bukan pihak Kemenperin). Saat wawancara, kebanyakan yang dieksplor adalah mengenai kepribadian, cara kerja, preferensi bidang kerja, bagaimana menghadapi konflik, termasuk membahas hasil FGD sebelumnya yg dilakukan berkelompok dgn peserta lainnya. Menurut saya waktu wawancaranya terlalu singkat dan tidak ada kesempatan bertemu calon user, sehingga belum begitu tergambar pekerjaan riil yg akan dilakukan seandainya diterima.

Wawancara Kemenristek  CPNS 2010

Wawancara dilakukan oleh user dalam hal ini pihak Kemenristek, setelah tahapan Psikotes tertulis. Wawancara dilakukan 2 kali. Wawancara pertama juga sepertinya membahas hasil psikotes, karena isinya mengeksplor kepribadian, cara kerja, preferensi kerja, menghadapi konflik, dsb. Misal salah satu yg ditanyakan adalah apakah saya lebih menyukai cara kerja seperti presentasi & marketing, karena hasil psikotes saya punya kelebihan di bagian ini. Lalu saya jawab ya saya memang suka menjelaskan sesuatu atau presentasi. Tapi kalau menjadi marketing belum kebayang gimana implementasinya di Kemenristek.

Lalu wawancara kedua dilakukan oleh Eselon II, yaitu Asisten Deputi Sumber Daya Riset kalo gak salah. Kemungkinan beliau ini adalah calon unit saya ditempatkan, karena dari sekian banyak peserta yg lolos tahap wawancara berbeda2 interviewer-nya. Di sini banyak dibahas mengenai pengembangan SDM ristek, beasiswa, studi banding dengan kampus/instansi ristek di LN, dsb. Di wawancara kedua ini saya lebih merasa enjoy karena bapaknya juga banyak bercerita gak hanya bertanya kepada saya.

Wawancara Kemenkumham 2009

Jabatan :Penyusun materi kebijakan di Direktorat perawatan kesehatan dan rehabilitasi Ditjen Pemasyarakatan.

Pendidikan:S1 Kriminologi

Pertanyaan:Yang ditanyakan tentang apa itu Kriminologi,mengapa memilih Ditjen Pemasyarakatan,tahu atau tidak apa tugas dan fungsi Ditjen Pemasyarakataan dan apa kira kira yang dilakukan oleh Penyusun Materi Kebijakan di Ditjen PAS.

Wawancara dari beberapa CPNS ESDM 2013

Atas kebaikan teman2 yang terbantu dengan blog ini, berikut ini wawancara CPNS ESDM tahun 2013

Jabatan : Analis Laboratorium

Yang ditanyakan : Karena Lab nya adalah Lab Eksplorasi Produksi, maka yang ditanyakan seputar itu. Dan jangan lupa persiapkan jawaban berbahasa Inggris, terutama dalam perkenalan, penjelasan skripsi dll.

———————————————————————————

Jabatan : Analis Volume Pengangkutan BBM

Pertanyaan awal wawancara sesuai riwayat hidup, seperti latar belakang pendidikan, keluarga, hobi, pekerjaan sebelumnya, dan lain2. Kemudian diminta bercerita tentang riwayat hidup menggunakan bahasa Inggris. Dalam perjalanannya, kadang ditanya dengan bahasa Indonesia kadang bahasa Inggris, jadi harus dilatih bahasa Inggrisnya.

Ditanya tentang tujuan kenapa ingin jadi PNS walaupun gajinya kecil, kenapa memilih Kementerian ESDM, sebelumnya melamar kemana saja. Kemudian ditanya juga yang diketahui tentang migas dan kontribusi apa yang bisa diberikan apabila sudah diterima. Ditanya juga bagaimana kalau pas sudah diterima ada tawaran pekerjaan dengan gaji yang lebih besar.  Pertanyaan yang agak unik adalah, apalah menurut kita Pancasila itu masih diperlukan atau perlu diganti.

Waktu wawancara kira-kira 45 menit.Waktunya beda-beda, sepertinya peserta lain ada yang cuma 15 menit.

—————————————————————————————

Jabatan : Inspektur Ketenagalistrikan

Pertanyaan pada saat wawancara saya lebih ke riwayat hidup yg telah saya buat, misalkan seputar latar belakang pendidikan, keluarga, pekerjaan ayah ibu saya, Motivasi saya memilih T elektro dan memilih menjadi PNS ESDM (saya jawabnya, karena ingin menghentikan pencarian kerja yang lebih baik karena saya yakin pekerjaan sebagai PNS sudah sangat terlalu baik bagi saya (jangan jawab untuk mengabdi kepada Negara karena sangat klise jawabannya dan terlalu umum. Saya pernah nanya juga sama teman teman seperjuangan jawabannya itu rata-ratanya ),

Lalu pekerjaan sebelumnya (kenapa kamu keluar dari pekerjaan sebelumnya {biasanya hal itu sangat sering ditanyakan, jawab saja sejujurnya, sudah habis kontrak atau ingin mencari pekerjaan yang lebih baik lagi dan saya yakin ESDM merupakan pekerjaan terbaik}, Nanti pasti ditanya bisa bahasa inggris? (jawabnya iya,) jangan ragu sedikitpun walaupun sebenarnya kurang bisa berbahasa inggris, {saya sarankan persiapkan komunikasi dalam bahasa inggris untuk meyakinkan mereka} Karena saya melamar sebagai inspektur (nanti ditanya juga apakah kamu bersedia ditugaskan keluar daerah ) jawabnya iya dengan yakin…. Waktu interviewnya kira – kira sekitar 20 menitan tetapi itu tergantung pewawancaranya dan tidak mutlak

—————————————————–

WAWANCARA CPNS ESDM 2014 (Update)

Jabatan : Analis Pertambangan

Pertanyaan standar : motivasi masuk ESDM, kok mau jadi pns padahal gaji kecil, (karena saya wanita) mau gak ditempatin di luar daerah, kalo udah menikah bagaimana, pernah kerja dimana, kenapa gak di swasta aja kan gajinya lebih besar, mau sampai kapan kerja di ESDM, kelemahan diri apa, pernah ikut organisasi apa, punya prestasi apa, lalu saya juga ditanya bisa bahasa inggris (padahal saya tidak melamar sebagi inspektur yg notabene mempersyaratkan toefl). Lalu ditanya juga mengenai pandangan saya terhadap pancasila dilihat dari sudut pandang agama saya, lalu pandangan saya tentang gerakan/kelompok radikal.

Pertanyaan khusus : disuruh menjelaskan sebuah grafik mineral policy potencial from many countries (dengan bahasa inggris)

 

Jabatan : Teknisi Litkayasa Pelaksana di Puslitang TEKMIRA

Alhamdulillah tadi pagi jam 9 saya tes TKB untuk posisi Teknisi Litkayasa Pelaksana di Puslitbang TEKMIRA (Mineral dan Batu bara). Ingin sharing tentang wawancara tadi, semoga bisa bermanfaat untuk yang lain. Karena saya juga merasa banyak terbantu dengan sharing orang2 di blog ini.

Karena hasil TKD saya tertinggi untuk formasi ini, saya jadi diwawancara pertama. Pewawancaranya ada 2 orang. Satu dari unit kerja (sepertinya dari TEKMIRA langsung) dan yang satu lagi adalah bagian kepegawaian.
Yang saya rasakan, mungkin karena pertama mewawancarai, pewawancaranya justru tampak gugup. Apa yang hendak beliau tanyakan kadang disampaikan dengan tidak lugas, jadi harus menerka2 sendiri. Intinya sih saya tadi banyak mengambil inisiatif supaya wawancara tidak berjalan dengan kaku.

Pertanyaan pertama, saya ditanya kenapa pilih ESDM. Ya saya jujur aja karena bidang Energi adalah passion saya. Lalu ditanya apa itu green mining. Sebenarnya banyak pertanyaan yg teknikal karena memang posisi saya untuk Teknisi Litkayasa yg notabene akan banyak berada di laboratorium. Dan dari wawancara saya diarahkan tentang batu bara (mungkin maksudnya saya akan ditempatkan di lab batu bara). Saya ditanya tentang bagaimana cara sampling batu bara. Saya jujur saja bahwa saya belum pernah melakukannya waktu kuliah dulu. Tapi saya tau cara sampling air dan tanah. Intinya sih penguji ingin tau wawasan saya tentang cara menyampling yg baik. Jadi saya jabarkan saja pengalaman saya sampling air dan tanah. Bahwa intinya sampling itu untuk mendapatkan sampel yang representatif.

Lalu saya ditanya jika harus dinas keluar kota dan pulang malam dari kantor bersedia atau tidak (berhubung saya perempuan).

Lalu ditanya seputar Tugas Akhir saya. Yg bikin kaget, saya ditanya ttg mafia migas. Jadi walaupun nanti kerjanya di mineral dan batu bara, ternyata pengetahuan tentang energi harus cukup luas.
Lalu yg bikin saya pengen ketawa, saya ditanya pendapat tentang sosok Ibu Susi (Menteri Kelautan).

Pewawancara dari bagian kepegawaian hanya bertanya tentang kegiatan saya waktu kuliah, sayang tidak ditanya tentang prestasi.
Lalu ditanya nilai toelf. Penutupnya saya diminta bicara dalam bahasa inggris. Saya memperkenalkan diri, menyebutkan almamater saya, hobi saya, dan saya tutup dengan harapan dapat bergabung di ESDM.

Sejujurnya saya kurang puas, karena beberapa pertanyaan ditanyakan kurang dalam. Jadi saya kurang bisa berekspresi dengan lebih.
Tapi alhamdulillah semua pertanyaan dapat saya jawab dan saya melaluinya dengan hati tenang. Padahal saya seorang yg intrapersonalnya skillnya rendah, jadi mudah gemetar dan nervous.

 

Jabatan : Sekretaris

Assalamualaikum pak Luthfi, Alhamdulillah saya baru saja selesai wawancara di ESDM siang ini. terima kasih yaa atas informasinya tentang jobdesc sekretaris yang saya tanyakan sebelumnya.

wawancara saya berlangsung sangat santai, pewawancara ada 2 orang bapak2 pertama mereka menanyakan apa saja yang saya kerjakan sebagai seorang sekretaris kemudian apa motivasi saya masuk ESDM, lalu kontribusi apa yang dapat saya berikan apabila di terima, apakah bersedia di tempatkan di pelosok, mereka juga menanyakan skor toefl dan minta saya berbicara apa saja menggunakan bahasa inggris. mereka juga minta saya untuk menyebutkan isi dari pancasila (karena menurut mereka banyak yang sudah ga hafal pancasila). pertanyaan berikut nya seputar kepribadian aja. wawancara saya sekitar 15 menit.

sekarang tinggal menunggu hasilnya saja, semoga hasilnya sesuai harapan saya Insya Allah

Jabatan : Auditor di Inspektorat Jenderal

Aq ngambil formasi auditor pertama di inspektorat 1 mas… Yang ngelamar ndak tau ada berapa.. Yang dicari formasinya cuma 1,,, Nah pas TKB,, kayaknya yang dipanggil itu 3 orang… Nomornya berdekatan dan nilainya juga deket2 banget,,, h2c dah… tapi .. tetap ikhtiar… semangatttttt .. cayo.. maju terusss….kataa orang2 terdekat aq…xixixii

Pas wawancara aq sekitar 20 menitan atw setengah jam kali sama dua orang bapak2.. satunya pak sudjoko, satunya lagi dari kepegawaian.. cuma ga berasa.. pengen lebih lama sih..heee… ndak ding..
Pertama aq ditanyain pertanyaan standar.. kenapa milih pns, kenapa pilih esdm… Auditor pulak.. Padahal tau sendiri kasus disini katanya Pak sudjoko harsono ( aq hapalin sebelum wncara nama inspekturnya.. xixixi), aq jawabnya persis kayak yang mas saranin.. contekk yahh mas..hee.. tapi aq modif dikit lah mas,, aq sesuain sama bidang yang aq lamar…

Terus ditanya gimana mengenai kebjakan kenaikan bbm, mendukung ga?.. Ini juga persis aq nyontek jawaban mas..hee.. pokoknya jawaban mas udah aq hapalin diluar kepala… tapi aq tambahin dikit2.. untuk ngeyakinkan pewawancara.. intinya tetap ngedukung tapi kalaupun ditengah jalan penggunaan subsidi tidak tepat sasaran, kebijakan harus disesuaikan, karena pada dasarnya suatu kebijakan tidak boleh saklek dan tetap mendukung kepentingan rakyat… makaya para pengambil keputusan kebijakan harus kompeten dibidangnya…

Trs ditanya aq dulu kuliah ikut organisasi apa, terus ditanya kebijakan pak JK ttg keputusan pengurangan jam kerja untuk ibu2…. ini aq bingung jawabny,, ndak ada dalam list yang aq hapalin sih.. xixixi…. tapi berhubung aq perempuan ,, jadi tetap de,,, emansipasi wanita,, hee..aq jawabnya intinya efektif dan efisien, dan penerapan dilapangan konsisten, tidak ada pihak yang dirugikan,, 🙂 termasuk suami dan anak dirumahh..

Terakhir aq ditanya masalah politik, ttg kasus DPR tandingan, terus parpol juga,, ya gitu de,, untung aq nonton sidang yang ampe balikin balikin meja itu… ada gunanya juga,, jadi tau lah dikit dikit kondisi politik di indonesia….

 

——————————————————-

Penutup: 

Alasan jadi PNS, pertanyaan yang sering ditanyakan sepertinya. Ini jawaban saya kalau ditanya, memang kedengarannya klise, tapi itu yang saya yakini.

Dalam berkarir, ada 3 hal yang selalu jadi pertimbangan saya, 1. Kontribusi terhadap masyarakat 2. Berkembangnya ilmu 3.Materi (uang yang didapatkan, karena kita bekerja mencari nafkah).

Karena saya pindah dari swasta ke PNS, maka kontribusi saya akan jauh lebih besar, sebab PNS di kementerian adalah pemegang kebijakan. Walaupun mungkin jabatan kita tidak terlalu tinggi, namun kontribusi PNS itu jauh lebih besar dibandingkan bila kita bekerja di swasta. Di swasta, kontribusi terbesar mungkin terhadap untung/rugi perusahaan, sementara PNS scope nya negara, jadi multiplier effectnya Insya Allah sangat besar.

Selain itu sebagai PNS, peluang mendapatkan beasiswa dan tugas belajar sangatlah mudah, sehingga ilmu yang saya miliki akan selalu berkembang dan kesempatan melanjutkan sekolah sangat terbuka lebar, suatu hal yang sangat sulit didapatkan di swasta.

Walaupun, bisa jadi dalam hal materi, menjadi PNS bisa jadi mendapatkan nilai materi yang lebih kecil dari swasta, namun dua hal yang di atas sudah cukup kuat sehingga saya memutuskan berusaha hijrah menjadi PNS. Selain itu saya juga meyakini dengan harapan yang makin tinggi dari masyarakat terhadap PNS, maka kesejahteraannya pun semakin lama semakin baik, dan sekarang pun sudah mulai terlihat dengan adanya sistem remunerasi.

Saya teringat perkataan  Imam Ali RA, Ilmu lebih mulia dari harta, Ilmu menjagamu sedang engkau menjaga harta. Ilmu jika diamalkan malah akan semakin bertambah, sedangkan harta jika digunakan akan semakin berkurang.

Oleh karenanya, saya berkeyakinan, menjadi abdi negara adalah pilihan karir yang paling pas bagi diri saya, terpenuhi semua kriteria yang saya inginkan.

 

 

note:

  1. tulisan terbaru tentang sharing pengalaman CPNS via jalur cumlaude bisa dibaca di sini
  2. banyak teman2 yang telah berhasil masuk CPNS 2014 2015 dari ESDM Kemenhub, BNN, BPS berbagi di kolom komentar, silahkan dicek kolom komentar untuk informasi yang lebih luas

Rangkuman Lowongan CPNS 2013

Lembaga Alamat Website Deadline
LKPP http://rekrutmen.lkpp.go.id/ 3-18 Sep 2013
Kementerian Sosial http://goo.gl/0G8Zwe 6-21Sep 2013
Kemenhan http://goo.gl/R7fC4D 19-21Sep 2013
Bakorkamla http://goo.gl/ij9rUv 2-15 Sep 2013
Kementerian Keuangan http://goo.gl/pQRqKf 10-28 Sep 2013
LIPI  http://www.cpns.lipi.go.id/ 7-26Sep 2013
Pemda DIY http://goo.gl/78CkM5 5-19Sep 2013
Pemda DKI Jakarta http://goo.gl/4L4t3l 4-18Sep 2013
PPATK http://goo.gl/v5uxTq 3-17Sep 2013
Kementerian Luar Negeri https://e-cpns.kemlu.go.id/ 3-17Sep 2013
Kementerian Perdagangan http://goo.gl/4uBRC1 14-18Sep 2013
Kejaksaan Agung http://goo.gl/eME0s2 8-22Sep 2013
Pemda Kalimantan Tengah http://bkppprovkalteng.net/ 4-20Sep 2013
Badan Informasi Geospasial http://goo.gl/I7gJID 6-20 Sep 2013
Badan Narkotika Nasional http://cpns.bnn.go.id/ 5-18Sep 2013
 Komisi Yudisial http://goo.gl/VzRc5g  9-23 Sep 2013
 Badan Pertanahan Nasional http://goo.gl/M1k6ot  9-25 Sep2013
Sekretariat DPR http://cpns.dpr.go.id/ 6-20 Sep 2013
Kementerian Kelautan dan Perikanan http://www.ropeg.kkp.go.id/ 5-19 Sep 2013
Kejaksaan Agung http://goo.gl/6ZunR5 2-15 Sep 2013
BSN http://goo.gl/ohBPvs 6-19 Sep2013
Menko Perekonomian http://rekrutmen.ekon.go.id/ 2-15 Sep 2013
BNP2TKI http://goo.gl/DLfvwd  9-25 Sep2013
 Kementerian Kehutanan http://goo.gl/zJRBuU  10-24 Sep2013
 BPK http://goo.gl/nTxD2n  8-22Sept 2013
Bapeten http://bapeten.go.id/cpns 6-22Sep 2013
BNPB http://goo.gl/9LPSDv 8-20Sep 2013
BKKBN http://goo.gl/UhqVLR 9-24Sep 2013
MenegPan http://cpns.menpan.org/ 6-20Sep 2013
CPNS Pemda Pesisir Barat http://goo.gl/l0rwDX 3-18 Sep 2013
CPNS Pemkot Samarinda http://goo.gl/0EwPuR 9-28 Sep 2013
Pusat Seleksi CPNS http://sscn.bkn.go.id s.d.30 Sep 2013
 LAPAN  http://cpns.lapan.go.id/ 7-21 Sep 2013
Pemkab Nunukan http://rekrutmen.lkpp.go.id/ 11-28 Sep 2013
Komnas HAM http://goo.gl/NHuNDi 9-18Sep 2013
Badan POM http://www.bnpt.go.id/ 14-17Sep 2013
BNPT http://www.bnpt.go.id/ 9-18Sep 2013
MenkoKesra www.menkokesra.go.id 10-24Sep 2013
BPS http://cpns.bps.go.id 16-22Sep 2013
MenkoPolhukam http://cpns.polkam.go.id 10-12Sep 2013
LAN cpns.lan.go.id 9-23Sep 2013
Pemkot Depok http://sscn.bkn.go.id 9-21Sep 2013
Pemda Sumsel http://goo.gl/3z5SoQ 9-15Sep 2013
Kemenpera http://goo.gl/vlUWCD 9-23Sep 2013
KLH rekrutmen@menlh.go.id s.d 13 Sep 2013
BPKP sscn.bkn.go.id 14-28Sep 2013
Pemda Kalbar http://goo.gl/pQRqKf 13-28 Sep 2013
Kemenhub http://cpns.dephub.go.id/ 11-25 Sep 2013
MK http://goo.gl/ugRzw 11-25 Sep 2013
ANRI anri.go.id 11-26Sep 2013
Kemenhub http://goo.gl/pQRqKf 11-25 Sep 2013
PU http://www.pu.go.id 11-27 Sep 2013
BAPPENAS http://goo.gl/T8qn1i 11-27 Sep 2013
Komnas HAM http://goo.gl/NHuNDi 10-24 Sep 2013
Kemenperin http://goo.gl/VUotyE 16-25 Sep 2013
LKPP http://rekrutmen.lkpp.go.id/ 3-18 Sep 2013
ESDM http://goo.gl/HQkc7f ….. Sep 2013
Kominfo http://cpns.kominfo.go.id/ 25Sep-6 Okt 2013

Dua Kasubdit Beda Jalan dan Beda Nasib

Alkisah, ada dua orang pejabat yang pernah saya kenal, sama-sama pejabat eselon 3, tapi beda nasib, baik saat bekerja maupun setelah pensiun. Pejabat pertama, sebut saja Pak A, bekerja di sebuah instansi Pemerintah. Beliau rajin dan ulet, sehingga diberi amanah menjabat di kantornya. Namun sayang, beliau kurang hati-hati dalam mendapatkan rejeki, sikat sana, tekan sini, sudah biasa beliau lakukan. Jadi tidak heran,harta beliau berlimpah, rumah besar tingkat dua dengan perabotan mewah. Mobil punya beberapa, motor pun mulai dari motor besar sampai motor kecil ada. Dengan dana yang dimiliki, anak2 beliau disekolahkan di sekolah prestisius dan mendapatkan pendidikan terbaik . Di waktu senggang beliau mengajak keluarga ke tempat2 rekreasi, tak jarang bertualang ke negeri tetangga. Terlihat dari pandangan tetangga dan orang yang kenal dengan beliau, beliau orang sukses, walaupun kadang ada yang mencela, kok bisa PNS kaya raya, uang dari mana? Bisnis sampinganpun tidak ada.

Pejabat kedua, sebut saja Pak B, bekerja pada instansi Pemerintah yang berbeda, tapi sama-sama eselon 3. Dengan gaji yang pas-pasan, beliau membesarkan anak2nya dengan keprihatinan. Beliau terkenal ulet dalam bekerja dan pandai membawa diri. Namun karena terlalu saklek dengan prinsipnya, beliau hanya pensiun sebagai Kasubdit, walau banyak orang menilai dengan kompetensi beliau, seharusnya bisa menjabat direktur sebelum pensiun. Pak B ini sangat dengan concern dengan pendidikan, tapi berhubung keterbatasan, hanya bisa menyekolahkan ke sekolah2 negeri biasa. Anak2nya pun terkadang tidak jajan ketika di sekolah karena keterbatasan uang. Rumahnya pun kecil dan tidak terawat. Sering teman2 kantornya geleng-geleng kepala kalau ke rumahnya, perabotan yang sudah usang, bahkan bangku di ruang tamupun sudah lusuh dan berlubang, genteng yang sering bocor ketika hujan dan  rumah yang cuma 5 tahun sekali dicat ulang. Kendaraanpun cuma ada mobil dinas, motor pun tidak punya.Untuk kuliah anak saja harus jual aset, kadang juga minta bantuan saudara yang lebih lapang rejekinya. Benar-benar perbedaaan yang timpang.

Setelah pensiun nasib kedua mantan pejabat pun berbeda. Pak A coba usaha dengan tabungan yang ada namun tampaknya kurang berhasil. Anak2 beliau entah kenapa kuliahnya kurang lancar, sehingga sulit mencari pekerjaan. Ditambah dengan gaya hidup yang tidak berubah, sedikit demi sedikit beliau harus mengurangi aset. Keadaan sulit pun menyebabkan harmoni di keluarga berkurang. Sampai suatu saat  Pak A jatuh sakit dan sempat kesulitan membayar biaya RS. Yang tadinya punya keluangan rezeki, tiba-tiba dalam kesulitan besar.

Pak B tidak demikian. Walaupun kehilangan mobil dinas yang harus dikembalikan saat pensiun, tapi karena kejujurannya, beliau masih diminta bantuannya dalam menyeleksi calon pegawai. Selain itu, anak2 beliau yang dibesarkan dalam kesulitan ternyata mudah mendapatkan pekerjaan. Mungkin kesulitanlah yang menyebabkan mereka lebih survive. Bahkan beberapa anaknya kuliah di luar negeri dengan beasiswa, suatu kebanggaan yang besar bagi Pak B. Beliau juga mendapatkan menantu orang baik-baik, dan terlihat kehidupannya anak cucunya harmonis. Terbayar semua kejujuran yang telah dilakukannya.

————————-
Ada cerita menarik tentang Pak B yang saya dapatkan dari adik beliau. Suatu saat Pak B adalah kepala bagian penerimaan dan penempatan pegawai. Untuk jabatan strategis ini, banyak sekali yang punya kepentingan, sehingga suatu saat ada yang mau menyuap beliau. Biasanya kalau orang mau kongkalingkong dengan Pak B, 99% akan surut melihat penampilan rumah yang tidak terawat. Pejabat model gini ngg butuh duit, malah jadi blunder kalo nyuap. Bisa-bisa orang yang mau dititipkan malah digugurkan.

Tapi ada seorang bapak, sebut saja Pak S yang ingin agar anak lulus ujian dan  di tempatkan di suatu daerah tertentu, mau coba-coba, namanya juga usaha. Si bapak membawa uang dalam jumlah lumayan agar urusan anaknya bisa lancar. Setelah silaturahim ke rumah Pak B, sang penyuap pun mengangsurkan amplop berisi uang yang lumayan. Pak B dengan tegas menolak dengan agak marah. Pak S pun pulang dengan tangan hampa. Namun anehnya, setelah hasil ujian di umumkan,  si anak ditempatkan sesuai yang diinginkan. Pak S pun silaturahim kembali ke rumah Pak B dan meminta maaf atas kejadian sebelumnya. Pak B mengatakan kalau penempatan itu sesuai hasil ujian saja, dan beliau tidak dendam terhadap kejadian terakhir.

Gusti Allah mboten sare, Allah tidak tidur. Saya kadang suka berpikir, kenapa ya orang-orang jahat itu kok kaya-raya, berkuasa dan hidup senang. Jawabannya mungkin karena Allah akan membalas kejahatannya melalui anak dan keturunannya. The logic behind this argument is…. Pernahkah kita sebagai orangtua bersedih karena anak yang sakit? Bahkan kekhawatiran kita jauh lebih besar daripada kalau kita yang sakit. Kalau balasan kejahatan itu cuma ke kita, tidak akan terlalu berat, tapi kalau kita mendapati anak-anak kita tidak sukses hidupnya, keluarganya tidak rukun, berselisih dalam memperebutkan harta, ‘hukuman’ itu terasa berlipat-lipat.

Semoga Allah memelihara kita dari harta yang tidak berkah, Aamiin YRA…

“Berani Jujur Itu Keren Loh, puasa nih, saya ngg boong, hehehe”

Wallah’alam bishshowab
——————————————————————
Hadis tentang suap dan hadiah :

Telah datang hadits dari Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassallam yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim : Abu Humaidi Assa’idy Rhadiyallahu ‘anhu . berkata, “Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassallam . mengangkat seorang pegawai untuk menerima sedekah/zakat kemudian sesudah selesai, ia datang kepada Nabi Shalallahu ‘alaihi wassallam . dan berkata, “Ini untukmu dan yang ini untuk hadiah yang diberikan orang padaku.” Maka Nabi Shalallahu ‘alaihi wassallam . bersabda kepadanya, “Mengapakah engaku tidak duduk saja di rumah ayah atau ibumu apakah di beri hadiah atau tidak (oleh orang)?” Kemudian sesudah shalat, Nabi Shalallahu ‘alaihi wassallam . berdiri, setelah tasyahud dan memuji Allah selayaknya, lalu bersabda. “Amma ba’du, mengapakah seorang pegawai yang diserahi amal, kemudian ia datang lalu berkata, “Ini hasil untuk kamu dan ini aku berikan hadiah, mengapa ia tidak duduk saja di rumah ayah atau ibunya untuk menunggu apakah ia diberi hadiah atau tidak?. Demi Allah yang jiwa Muhamad di tangan-Nya tiada seorang yang menyembunyikan sesuatu (korupsi), melainkan ia akan menghadap di hari kiamat memikul di atas lehernya. Jika berupa onta bersuara, atau lembu yang menguak atau kambing yang mengembik, maka sungguh aku telah menyampaikan.” Abu Humaidi berkata, “kemudian Nabi Shalallahu ‘alaihi wassallam ., mengangkat kedua tangannya sehingga aku dapat melihat putih kedua ketiaknya.”

<another repost menyambut bulan penuh berkah, Ramadhan 1434 H.>

<Kisah ini adalah kisah nyata dengan maksud mengambil pelajaran, dan tidak dimaksudkan untuk menceritakan kekurangan orang lain. So, tolong  jangan dikonfirm siapa orang yang saya ceritakan di atas ya 🙂 > 

Fuel Subsidy, Subsidy to the Poor or the Goodness to the Have?

This month Government of Indonesia (GoI) announces that Indonesia needs more subsidized fuel this year, exceed from total 44,04 million kiloliter to 45,2 million kiloliter. This is the second time in a year that GoI asks House of Representative (HoR) to allocate more funds in fuel subsidy. In last March, in Budget revision for fiscal year 2012, GoI already asked HoR to alter the fuel quota, from 40 million kiloliter to 44, 04 million kiloliter. The consequence is that more funds for subsidized fuel, from Rp 123 trillion to Rp. 137 T and finally hit more than Rp. 143 T. It means GoI allocates about 10% from national budget to subsidize the gasoline, kerosene and gasoil. This plan is criticized by some experts and international bodies due to some arguments.

To start with, GoI should pay more attention to Education, Health and Infrastructure sector than fuel. Because these sectors provide long term economic growth compare short term effect in fuel’s subsidy. By giving fuel subsidy, the automotive industries and its related industries gain short term benefit that people will buy more vehicles due to the cheaper fuel. However, giving more money to education, health and infrastructure will provide more high quality people and high quality investment in the long run and ensure the brighter future.

Secondly, cheaper means extravagant. We can analyze that even GoI increases the fuel quota, the amount is not enough. Exacerbating with the increasing Gross Domestic Product about 6% in the last ten year, means more cars and motorcycles and more traffic in most populated cities in Indonesia.

Finally, the most annoying fact is that the fuel subsidy targets are not accurate. As an economics term, subsidy aims to give the same opportunity to the poor to compete with the have. Unfortunately, more than three fourths of the fuel subsidy goes to the rich since only the rich can buy the vehicles. By using 25 liter of gasoline a day, the state ‘donates’ to the rich about Rp. 1,5 million per month. Thus, we can say that fuel subsidy is not subsidy but of the goodness of the state to the rich people.

Above all, I strongly believe that GoI should review its fuel subsidy policy and start to take sides to the poor. GoI can increase the price, or limit the subsidy only for the poor. For sure, it will induce political pressure, but once GoI decide the solid position, people will see which the accurate policy is, take sides to the poor or the have?

Selamat Jalan Prof

Innalillahi wa inna ilaihi roojiun. Kaget dan sedih mendengar salah seorang ahli perminyakan dan ekonomi energi Indonesia berpulang keharibaan-Nya hari ini. Saya pribadi tidak kenal dengan beliau; bahkan seingat saya bertemu hanya sekali dua kali dalam membahas kajian harga minyak dan BBM beberapa tahun yang lalu. Walau demikian, cukup berkesan juga pertemuan itu sampai sekarang.
————————————————————————————————————————————————-
Suatu siang di akhir 2007. Seorang yang cukup senior mempresentasikan kajiannya. Rambut kurang rapi, namun sangat fasih dalam berargumen. Setelah selesai barulah saya itu kalau penyaji adalah Prof Widjojono yang terkenal itu, guru besar dan penulis beberapa buku. Jadi merasa tidak enak juga karena kami sebagai user bertanya dan menyanggah dengan agak sok tau, yang mungkin bisa menyebalkan bagi orang yang paham seperti beliau. Tapi ternyata beliau tetap bisa untuk bisa menjelaskan dengan santai tanpa terkesan menggurui.

Setelah selesai, beliau bertanya ke kami beberapa update angka subsidi BBM, buat bahan tulisan di media massa katanya. Saya lihat draft tulisannya, tulisan sederhana menggunakan pensil. Kemudian beliau bertanya, dimana mesin fotokopi? Saya memberitahu tempatnya dan menawarkan diri untuk mengkopi, tapi beliau menolak dengan halus. Rendah hati sekali Prof…
————————————————————————————————————————————————-
Indonesia telah kehilangan salah satu ahli ekonomi energi terkemuka. Benar, ada banyak ahli, tapi ahli yang bukan politisi menurut hemat saya jarang sekali saat ini. Kita perlu orang-orang yang mengatakan benar itu benar, tanpa terpengaruhi pencarian popularitas. Banyak sekarang ekonom banci tampil yang sering muncul di TV dengan gagah berani tanpa mengindahkan etika dalam berpendapat dan hobby menyalahkan orang lain. Pernah ngg ya mereka (yang banyak mantan pejabat orba dan jaman Presiden penjual gas murah) berpikir kalau dulu dikritik seperti itu apa menerima?

Selamat jalan Prof, saya percaya mati satu tumbuh seribu, semoga Indonesia akan kembali melahirkan orang-orang seperti Anda…Aamiin YRA.

Allahummaghfirlahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu wa akrim nuzulahu wa wassi’ madkhalahu waj’al al-jannata maswahu bi rahmatika ya Arhama ar-Rahimin, waj’al ahlahu min as-shabirin