THR bagi Aparatur Sipil Negara

harta halal

Waktu masih kerja jadi general affair di bank XXX , menjelang lebaran gini biasanya ada beberapa aparat pemerintahan berseragam yang datang ke kantor bawa surat minta THR. Aparat yang datang mulai dari Kecamatan, Kelurahan, Kepolisian, Tentara. Kadang ada juga organisasi ” kepemudaan”, saya kasih tanda ” karena lebih ke organisasi preman dari pada pemuda.

Jyah, enak banget ya mereka…. Kalau iseng-iseng ngitung, setiap kantor di daerah Tanah Abang ngasih 200 rb aja, anggaplah sekitar 500 tempat usaha, sudah 1oo juta dapetnya, wow.

Nah, akun biaya buat ngasih THR kan ngg ada ya, emangnya kita bos mereka? Jadilah “ngakalin” dengan masuk ke pos biaya makan siang. Auditor pasti udah ngerti kalau ngeliat pengeluaran makan siang dengan lampiran surat minta THR. Yang jelas kami ngg ikhlas ngasih uang itu, ya mau bagaimana lagi, ngg ngasih takutnya urusan jadi repot

Nah, pas udah jadi aparat berseragam, terkadang mungkin kita akan menemukan THR-THR yang ngg jelas. Dari perusahaan anu, konsultan itu, dari pejabat anu, pejabat itu. Pas ngasih sih bilangnya mereka ikhlas. Yakin ikhlas? Yah tinggal kita ganti posisi aja, kalau jadi mereka, ikhlas ngg ngasih THR buat orang lain, mending untuk pegawai sendiri kan.

Kalau menemukan THR2, maka defaultnya adalah ngg jelas yang berarti tidak bisa dipakai.Kecuali misalnya bagi hasil koperasi yang dibagi sekitar Lebaran, selain itu, ya harus ada curiga-curiga lah.  Semoga Allah memudahkan kita menjemput rejeki kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s