Tips Naik Haji dari Jepang

12095047_10207556926312018_3096289063137502225_o

Kalau lihat teman yang posting foto dari Tanah Suci, maka pepatah yang tepat bagi saya adalah bagai “pungguk merindukan bulan.” Dana dari mana untuk kesana? Even Umroh pun belum punya dana apalagi haji yang waktu tunggunya 17 tahun.

Akhir 2012 keadaan makin tidak mungkin, keberangkatan sekolah bersama keluarga ternyata besar juga pengeluarannya; tiket, perlengkapan musim dingin, koper dll. Makin jauh aja Mekah ini,hiks..

Tapi pandangan itu berubah ketika bertemu dengan seorang teman. Dia mengatakan begini

Teman : Fi, ente udah niat belum naik Haji?

Saya     : Ya udahlah

Teman : Yakin udah? Tabungan haji mu berapa sekrang?

Saya     : Eh, ya belum punya lah, boro2 nabung haji.

Teman : Ente tahu haji itu wajib?

Saya     : Makruh kali bro? Pertanyaan ente ada2 aja

Teman : Nah menurut ane ya, untuk ibadah wajib itu niatnya harus konkrit. Untuk haji ya harus nabung bro. Paling ngg kalau ente berpulang sebelum menunaikan ibadah haji, ente bisa argumen kalau ente sudah punya niat dengan menunjukkan buku tabungan ente. Niat dalem hati mah belum kuat untuk ibadah haji yang berat bro

Saya    : Bener juga ya, ngg percuma ane ganteng punya temen pinter kaya ente

Well, akhirnya saya buka tabungan ZMuamalat di kampus. Sebelum buka tabungan saya tanya dulu ke CS nya, berapa minimum tabungan haji dan akhirnya saya buka tabungan 300 rb. Yah, emang uangnya cuma segitu mau diapain.

Singkat cerita, entah bagaimana uang pun ngumpul juga 3 tahun kemudian, padahal haji dari Jepang itu sama biaya nya dengan haji plus dari Indonesia.

Dan saya juga baru tahu kalau niat ibadah yang di zahr kan itu cuma ada di ibadah haji”Labbaikallaahumma hajjan”  Artinya: “Aku sambut panggilan-Mu ya Allah untuk berhaji.” yang diucapkan di miqot. Itulah mungkin kenapa teman saya minta saya punya niat yang lebih kokoh. 

 

Note:

Maafkan kalau judul sama isi ngg pas banget, cuma membahas bagian niat, jadi untuk tips berhaji dari jepang bisa dilihat di sini tulisan Daisenpai Pak Endrianto

(foto diambil dari sensei SRIT Pak Jamal Tokyo)

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s