Minum Minyak Tanah

Sepanjang usia saya, alhamdulillah baru satu kali saya dirawat di RS saat berusia 1,5 tahun. Bukan Demam Berdarah, ataupun penyakit yang umum pada anak-anak, tapi karena saya minum minyak tanah. He? hontou? Minyak tanah?

Yup. Menurut yang melihatnya, saat itu saya sedang makan sagon. (Tau sagon kan ya, makanan terbuat dari tepung apa saya juga kurang tau, yang jelas bikin haus, tapi sekarang sepertinya dah sangat jarang). Karena kehausan, saya pun (ini katanya ya, saya tidak ingat) mencari air minum. Waktu itu setrika listrik belum ada, yang ada adalah setrika dengan batok kelapa dibakar. Nah, untuk membakarnya, digunakan minyak tanah alias kerosin. Karena cuma perlu sedikit, di rumah saya minyak tanah ditaruh di gelas.

Jadi, ketika saya yang masih imut2 itu kehausan dan melihat gelas berisi air, maka sayapun segera meminumnya. Kakak saya yang melihatnya langsung panik dan melaporkan ke orang tua. Segera sayapun dibawa ke RS.
—————————-
Alhamdulillah, untungnya sampe sekarang tidak ada keluhan, mungkin diantaranya karena setelah meminum kerosin, tidak lama saya muntah, jadi tidak terjadi dampak lebih lanjut. Anyway, ketika salah seorang teman ayah saya datang menjenguk, sambil terheran-heran dia mengatakan kepada ayah saya, mungkin nanti jadi pegawai Pertamina kalo sudah besar. Ternyata sampe sekarang ‘ramalan’ itu tidak terbukti, tapi malah lebih presisi lagi. Saya malah ditakdirkan bekerja di tim konversi Minyak Tanah ke LPG,

hehehe, what a life🙂

sumber gambar : shw.photovideo.fotopages.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s